Langsung ke konten utama

Metalinguistic Awareness and the Vocabulary–Comprehension Connection


To a great extent, our interest in vocabulary growth is motivated by the correlation between vocabulary knowledge and reading comprehension: people with bigger vocabularies also tend to be better readers. However, before we can draw any implications for instruction from that correlation, we need to understand what sorts of causal relationships lie behind it. It turns out that these relationship are rather complex (Anderson & Freebody, 1981; RAND Reading Study Group, 2002). In this section, I explore one particular aspect of the relationship between vocabulary knowledge and comprehension: the hypothesis that a significant portion of the variance underlying the correlation between tests of vocabulary knowledge and tests of reading comprehension can be accounted for by metalinguistic awareness. At the end of the chapter, I discuss some implications of this hypothesis for literacy instruction.
Anderson and Freebody (1981) suggested three possible types of causal links between vocabulary knowledge and reading comprehension. The first they labeled the instrumentalist hypothesis. This is the common-sense idea that knowing more words per se makes you a better reader. A second hypothesis is the knowledge hypothesis: that it is one’s store of concepts and the relationships among them that drives comprehension, with vocabulary knowledge simply being the visible tip of the conceptual iceberg. Their third hypothesis is the aptitude hypothesis. According to this hypothesis, vocabulary knowledge and reading comprehension are correlated with each other because both are impacted by a common set of aptitudes or abilities. What makes a person a good comprehender also makes a person a good word learner. This could be true even if knowing more words did not have a direct impact on reading comprehension. The implications of the aptitude hypothesis depend on which aptitudes or abilities one has in mind. If the primary factor contributing to both word learning and reading comprehension is simply general intelligence, for example, there might be little that could be done in terms of instruction. On the other hand, the abilities that are hypothesized to underlie the correlation between vocabulary knowledge and reading comprehension might be amenable to instruction. Sternberg and Powell (1983) suggested that the abilities linking word learning and reading comprehension had to do with making inferences, and that instruction could improve students’ abilities to make inferences about the meanings of unfamiliar words (Fukkink & de Glopper, 1998; Sternberg, 1987). In this chapter, I explore the hypothesis that the abilities shared by word learning and reading comprehension are primarily metalinguistic in nature. Like Sternberg and Powell’s (1983) version of the aptitude hypothesis, mine is an optimistic one, given that metalinguistic abilities are demonstrably teachable (e.g., National Reading Panel, 2000). For convenience, I refer to this as the metalinguistic hypothesis.
William Nagy

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tingkatkan Page Rank dengan Link Exchange

Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap blogger ingin blognya mendapat penghargaan berupa pagerank yang tinggi . Namun untuk mewujudkan pagerank blog tersebut membutuhkan usaha yang sungguh-sungguh, teliti dan tak pernah menyerah ataupun bosan. Banyak pakar-pakar blogger yang menawarkan berbagai cara agar pagerank blog terus meningkat . Diblog ini saya menawarkan tukar link atau yang biasa dikenal dengan link Exchange . Silahkan tinggalkan komentar jika anda berminat untuk bertukar link dengan blog ini. Semua komentar yang masuk akan saya pasang secepatnya di blog ini tentu saja setelah sahabat blogger memasang link saya. Silahkan di copy link di bawah ini! <a href="http://www.englishdution.blogspot.com/">English Education</a> Terima kasih atas perhatian dan kunjungan serta kerjasama teman/sahabat Blogger semua.

Cara Mendapatkan Dollar dengan Traffic Blog

Ada yang bilang, pebisnis ulung itu adalah orang yang selalu memanfaatkan semua hal yang ada di sekitarnya menjadi bermanfaat bagi dirinya dan orang lain. Sebagai blogger pemula yang masih butuh banyak belajar, saya coba berbagi pada pembaca sekalian, tentang peluang-peluang yang ada di depan mata kita semua, terutama untuk mendapatkan uang (USD) melalui sebuah blog maupun website. Hal yang sangat penting untuk dipahami “traffic is money”. Sebagai seorang blogger, kita ingin website dan blog kita dikunjungi oleh banyak orang. Untuk itu, banyak cara untuk meningkatkan pengunjung website atau blog, diantaranya; blogwalking, promosi lewat iklan berbayar maupun gratis, mouth to mouth promotion, serta dengan menerapkan teknik teknik seo yang san g at ampuh untuk meningkatkan pengunjung dan lain-lain . Senangnya jika website dan blog kita dikunjungi oleh pembaca yang jumlahnya 1000 atau bahkan 10.000 perhari. Bahkan pengunjung blog kita berasal dari berbag...

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 1.4

    Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarokatuh Perkenalkan saya Martos Alfitri, CGP Angkatan 10 dari Kab. Siak. Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan koneksi antar materi modul 1.1 tentang filosofi pemikiran ki hajar dewantara, modul 1.2 tentang nilai dan peran guru penggerak, modul 1.3 tentang visi guru penggerak dan modul 1.4 tentang budaya positif. Berikut saya coba memaparkan melalui jawaban pertanyaan pemantik yang telah disediakan: Sejauh mana pemahaman Anda tentang konsep-konsep inti yang telah Anda pelajari di modul ini, yaitu: disiplin positif, teori kontrol,   teori motivasi, hukuman dan penghargaan, posisi kontrol guru, kebutuhan dasar manusia, keyakinan kelas, dan segitiga restitusi. Adakah hal-hal yang menarik untuk Anda dan di luar dugaan? Dalam budaya kita, makna kata ‘disiplin’ dimaknai menjadi sesuatu yang dilakukan seseorang pada orang lain untuk mendapatkan kepatuhan. Kita cenderung menghubungkan kata ‘disiplin’ dengan ketidaknyamanan. P...